RSS

Hukum Acara Perdata

Hukum Perdata Formil

HUKUM ACARA PERDATA

Cara mengajukan gugatan

PERMOHONAN / GUGATAN

Ò  Permohonan/ Gugatan diajukan dengan surat permohonan atau kuasanya yang sah dan ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negri di tempat tinggal Pemohon

Ò  Pemohon/ Penggugat yang tidak bisa baca tulis dapat mengajukan permohonannya secara lisan dihadapan ketua PN (Pasal 120 HIR, Pasal 144 RBg)

Ò  Permohonan/ Gugatan disampaikan kepada ketua PN kemudian didaftarkan dalam buku Register dan diberi nomor unit setelah pemohon membayar biaya perkara (pasal 121 HIR, PASAL 145 RBg)

Terhadap Perkara permohonan yang diajukan hasilnya berupa Penetapan oleh Hakim

Ijin beracara secara prodeo penetapan oleh Hakim setelah pihak lawan diberi kesempatan untuk menanggapi (pasal 237 HIR dan pasal 273 RBg)

Perkara gugatan prodeo mengajukan banding ke PT (pasal 12, 13, 14 UU No. 20 thn 1947)

WEWENANG RELATIF

Ò  Pasal 118 HIR/PASAL 142 RBg, PN berwenag memeriksa gugatan yang daerah hukumnya, meliputi :

  1. Tempat tinggal tergugat
  2. Tempat tinggal salah satu tergugat, jika tergugat lebih dari satu
  3. Tergugat utama bertempat tinggal, jika hubungan antara tergugat-tergugat sebagai berhutang dan penjaminnya
  4. Tempat tinggal penggugat, jika Tergugat tidak punya tempat tinggal/tidak dikenal

5. Dalam hal tergugat tidak diketahui tempat tinggalnya & obyek gugatan adalah

WEWENANG ABSOLUT

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: